Dedikasi Tanpa Pamrih: Pj Bupati Lombok Timur Beri Penghargaan Khusus bagi Guru Ngaji dan Marbot
Penghargaan atas Pengabdian Sunyi
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para guru ngaji dan marbot masjid atas dedikasi luar biasa mereka dalam membina umat secara sunyi namun berdampak besar. Dalam sebuah pertemuan formal baru-baru ini, Pj Bupati Lombok Timur menegaskan bahwa peran para pejuang agama ini merupakan pilar utama dalam menjaga nilai-nilai religiusitas dan kohesi sosial di tengah masyarakat.
Pilar Pembentukan Karakter Generasi Muda
Dalam arahannya, Bupati menyoroti bahwa guru ngaji bukan sekadar pengajar teknis huruf hijaiyah, melainkan arsitek pembentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah. Di tengah derasnya arus modernisasi, kehadiran guru ngaji di pelosok desa menjadi benteng pertahanan moral bagi anak-anak di Lombok Timur. Begitu pula dengan peran marbot, yang dengan penuh kesetiaan memastikan rumah ibadah tetap nyaman dan bersih, sehingga umat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk setiap waktu.
Komitmen Kesejahteraan dari Pemerintah Daerah
Sebagai bentuk nyata dari apresiasi tersebut, Pemerintah Daerah terus berkomitmen untuk mengalokasikan insentif atau honorarium sebagai bentuk tali asih bagi para guru ngaji dan marbot. Meskipun diakui nilai materil yang diberikan mungkin belum sebanding dengan besarnya pengabdian yang mereka curahkan, langkah ini merupakan wujud pengakuan negara atas eksistensi mereka. Pemerintah berharap perhatian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para penerima untuk terus menebar kebaikan dan menjaga stabilitas spiritual di wilayah Gumi Selaparang.
Harapan untuk Keberlanjutan Program
Penutup dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat religius. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berjanji akan terus mengevaluasi dan meningkatkan program dukungan sosial bagi sektor keagamaan guna memastikan para penjaga moral bangsa ini mendapatkan tempat yang layak dalam struktur kebijakan daerah. Apresiasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni, namun berlanjut pada penguatan kapasitas dan kesejahteraan jangka panjang.
Sumber: https://gledeknews.com/bupati-lotim-apresiasi-guru-ngaji-dan-marbot-atas-dedikasinya/
